logo02-nobg

Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Wadi Mubarak

Program Studi Ilmu al Quran dan Tafsir

Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU WM) dibuka sejak tahun 2017 berdasarkan surat keputusan dari Kementrian Agama bernomor 3692 tahun 2017 Perihal Izin Pendirian Sekolah Tinggu Ilmu Ushuluddin (STIU) Wadi Mubarak, Program Studi Ilmu al Quran dan Tafsir, tanggal surat 10 Juli 2017.
Sebelumnya, sejak tahun 2008 Islamic Center Wadi Mubarak menyelenggarakan program tahfizh Lembaga Kaderisasi Imam dan Dai (eLKID) dengan masa pendidikan 2 tahun. Salah satu yang mendorong perubahan program ini menjadi pendidikan formal adalah untuk memenuhi kebutuhan dakwah terhadap kader-kader penghafal al Quran yang selain menguasai ilmu al Quran, juga diakui status formalnya. Sehingga selepas belajar di Wadi Mubarak, para santri tinggal melanjutkan studi di jenjang berikutnya yaitu S2.
Di program sebelumnya, setiap santri menghabiskan waktu paling cepat 3 tahun untuk belajar di Program eLKID. Setelah itu mereka masih harus mengambil jenjang pendidikan setingkat sarjana yang memakan waktu paling cepat 4 tahun. Dengan adanya program pendidikan formal setingkat sarjana ini, para santri kini bisa lebih memaksimalkan masa belajarnya. Tidak perlu berfikir untuk mengambil jenjang S1. Dan tentu saja, potensi untuk bisa langsung terjun berdakwah juga lebih besar.
Perubahan ini serta merta mengubah masa pendidikan di Wadi Mubarak dari yang asalnya 2 tahun belajar plus 1 tahun pengabdian, masa pendidikan berubah menjadi 4 tahun belajar plus 2 tahun pengabdian. Dan alhamdulillaah sampai tahun ini masih berlaku beasiswa pendidikan bagi para mahasantrinya.
VISI

Kegiatan Masa Santri STIU Wadi Mubarak

VISI

Menjadi perguruan tinggi pusat tahfizh di Indonesia pada tahun 2030

MISI

Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang unggul dan berkualitas dalam bidsng tafsir dan tahfizhil qur’an
Mengembangkan ilmu tafsir Al-Qur’an dan metode Tahfizh Al-Qur’an melalui pengkajian dan penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan dan pemberdayaan masyarakat
Memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas karakter bangsa

Tujuan

Menghasilkan lulusan yang hafal AL-Qur’an 30 Juz, memiliki keluasan ilmu dalam bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, memiliki kematangan emosional keluhuran akhlaq dan berjiwa enterpreneur Menghasilkan mufassir yang unggul dan berkualitas menghasilkan metode tahfizh yang dapat di implementasikan dalam masyarakat Turut serta membantu pemerintah berusahan mencerdaskan kehidupan bangsa di sektor pendidikan khususnya pendidikan tinggi, melalui pengkaderan sarjana pendidikan

Kualifikasi Lulusan

Kualifikasi kelulusan yang akan dihasilkan STIU Wadi Mubarak adalah : menghasilkan sarjana yang hafal AL-Qur’an, memiliki keahlian dalam bidang oilmu-ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Menghasilkan sarjana yang ahli dalam bidang penelitian keagamaan Menghasilkan sarjana yang mampu mencari alternatif pemecahan masalah sosial dan keagamaan Menghasilkan sarjana yang mampu bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan
Kegiatan

Program Unggulan

  • Tahsin Al-Qur’an
  • Tahfizh Al-Qur’an 30 Juz
  • Metode baca At-Tibyan
  • Bahasa Arab
  • Dauroh sama’iyyah kutub sittah bersanad
  • Dauroh tahfizh Hadits shahih Bukhari dan Muslim
  • Daurah iqro’ dan ijazah sanad

Testimoni

“Tak kudapati sebelumnya ketenangan jiwa yg dibalut dengan Al-Qur’an kecuali di Wadi Mubarak.” (Muhammad Abdul Aziz – Mahasiswa Universitas Islam Madinah)

Read More…

Mahad Wadi Mubarak termasuk diantara mahad terbaik dibidangnya. Berada di daerah puncak yang sejuk dan dingin sehingga cocok untuk menghafal. Guru gurunya berkompeten Saya sangat senang pernah belajar disana karna saya mengalami banyak perkembangan. (Abdullah Azzam – Mahasiswa Universitas Islam Madinah)

Read More…

“Sukar bagi saya mencari tempat terbaik untuk menghafal Al-Quran, interaksi yang membahagiakan dengan para ustadz. Ternyata wadi Mubarak lah tempatnya.” (Muhammad Habib Fathuddin, S.pd.I – Mahasiswa Universitas Islam Madinah)

Read More…

“Wadi Mubarak adalah asas bagi saya untuk mempelajari Al-Qur’an dan mendalami Sunnah yang sesuai dengan pemahaman Salaful Ummah.” (Nirwan Sohaimi Yazid – Mahasiswa Universitas Majma’ah Arab Saudi)

Read More…